Minggu, 23 Maret 2014

Pemerintah akan Terus Meningkatkan Kesejahteraan Veteran


Tabanan, Bali - Negara dan pemerintah akan terus meningkatkan kesejahteraan para veteran dan pejuang bangsa. Ini amanah UUD 1945 dan kehendak rakyat.
“Selalu kalau ada kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri, guru, TNI dan Polri, maka itu sekaligus berlaku bagi veteran dan purnawirawan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara silaturahmi dengan keluarga pahlawan Bali, Minggu (23/3) pukul 15.15 Wita, di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Kabupaten Tabanan, Bali.
Bertatap muka langsung dengan para veteran Bali, Presiden melihat sinar mata yang tetap menunjukan semangat yang luar biasa. Raga bisa makin melemah, tetapi jiwa sesepuh nampak kokoh dan semangat mereka terus terjaga.
“Saya memberi hormat setinggi-tingginya kepada para sesepuh. Semoga apa yang telah dilakukan pada bangsa dan negara bisa terus dilanjutkan generasi muda agar membawa bangsa Indonesia lebih maju,” ujar SBY.
Menurut SBY, ia dan para veteran memiliki darah yang sama, yaitu darah pejuang dan darah militer. “Saya kira sumpah kita satu, tegaknya Sang Merah Putih dan terjaganya kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata SBY.
Menurut Wakil Sekretaris Markas Daerah Legiun Veteran Provinsi Bali, Jero Wijaya, pertemuan ini bersejarah karena kali pertama Presiden Indonesia hadir di TPB Margarana. Pada 20 November 1945 di tempat ini terjadi pertempuran heroik antara pasukan pejuang kemerdekaan Indonesia yang dipimpin oleh I Gusti Ngurah Rai melawan pasukan penjajah Belanda.
TPB Margarana dibagun oleh pejuang kemerdekaan Bali dan Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 1951. Luas kawasan lebih dari 9 hektar. TPM ini dikelola oleh Yayasan Kebaktian Proklamasi.
Jero Wijaya menyampaikan, jumlah veteran kemerdekan di Bali adalah 24 ribu orang, yang masih hidup 6.401 orang.
“Sebagian dari mereka dengan senang hati hadir disini untuk bertemu presidennya,” Jero Wijaya menjelaskan.
Usai memberikan sambutan, Presiden SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono menyaksikan iringan prosesi Mepeed oleh 200 orang pembawa sesaji menuju Monumen Nasional TPB Margarana. Kemudian, SBY dan Ibu Ani dengan didampingi Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan Ibu Ayu Pastika menuju monumen untuk meletakkan karangan bunga, dan menuju pusara I Gusti Ngurah Rai.
Saat sedang mengelilingi pusara, seorang kakek berumur 86 tahun bernama Dewo Putu Dunia menghampiri Presiden SBY. Ia membawa sebuah foto diri sedang bersalaman dengan SBY. Tak sungkan, Presiden pun menandatangani foto berumur 10 tahun yang sudah dilaminating itu.
Sebelum meninggalkan tempat acara, Presiden menuliskan pesan pada sebuah prasasti. “Para pahlawan dan pejuang kemerdekaan, jasa dan pengorbananmu tiada tara, kami memberikan hormat yang setinggi-tingginya,” tulis Presiden.
Tampak hadir dalam acara ini Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Mendikbud Mohammad Nuh, dan Menteri ESDM Jero Wacik. (www.demokrat.or.id/TeamPD/Gs)

Presiden SBY dan Ibu Ani Dinobatkan sebagai Semeton Utama Desa Pakraman Tampaksiring


Gianyar, Bali - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono dinobatkan sebagai Semeton (saudara; kerabat; keluarga) Tamu Utama Desa Pakraman Tampaksiring. Penobatan berlangsung di Pura Puseh Balai Agung, Desa Pakraman, Kabupaten Gianyar, Bali, Minggu (23/3) pukul 20.00 Wita.
Ketua Panitia Nyoman Angowarso menyampaikan bahwa kondisi pembangunan di Desa Pakraman Tampaksiring telah berjalan baik dan meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini didukung oleh dana yang dikumpulkan masyarakat, bantuan Pemda Kabupaten Gianyar dan Pemda Provinsi Bali serta dana Bantuan Presiden (Banpres).
“Perkenankan kami dengan segala kerendahan hati, dari lubuk hati paling dalam sebagai rasa hormat, rasa cinta, dan perwujudkan terima kasih menobatkan Bapak Presiden RI Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Negara Hj. Ani Bambang Yudhoyono sebagai semeton tamu utama Desa Pakraman Tampaksiring,” ujar Nyoman Angowarso.
Secara resmi SBY dan Ibu Ani telah menjadi keluarga besar Desa Pakraman Tampaksiring.
“Ini tetap berlaku walaupun Bapak selesai menjabat sebagai Presiden Indonesia. Sepanjang hayat Bapak adalah keluarga besar kami, Desa Pakraman Tampaksiring,” Angowarso menambahkan.
Kemudian, Bendesa atau Mangku Adat Desa Pakraman, I Ketut Runtun, menyerahkan pin logo Desa Pekraman kepada Presiden SBY. Ibu Ani mendapatkan pin dari Pedende Istri Manuwaba.
Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan rasa syukur dan suka citanya atas penobatannya sebagai semeton tamu utama, hal ini merupakan satu kehormatan dan kebanggaan.
“Insya Allah kehormatan dan kebanggaan ini akan kami pertanggungjawabkan demi masa depan Desa Tampaksiring,” ujar SBY.
Selama hampir 10 tahun kepemimpinannya, SBY sangat sering berkunjung dan berkantor di Istana Tampaksiring. Selain jatuh cinta dengan keindahan Istana Tampaksiring, Presiden juga ingin tempat yang dibangun oleh Presiden Soekarno itu digunakan dengan benar, baik dalam kegiatan pemerintahan, kenegaraan maupun sosial.
Presiden SBY lebih dari 30-40 kali melakukan kunjungan ke Istana Tampsiring dengan berbagai kegiatan, seperti menerima tamu negara, pertemuan bilateral, dan sidang-sidang kabinet. Beberapa minggu setelah menjadi Presiden, SBY memimpin sidang kabinet pertama tentang upaya peningkatan kepariwisataan di Indonesia, khususnya di Bali, di Istana Tampaksiring. Saat itu dunia pariwisata Bali sempat terpuruk akibat Bom Bali.
“Alhamdulillah setelah itu kepariwisataan di Bali pulih, dan bahkan di bawah kepemimpinan Gubernur Mangku Pastika peningkatannya amat tajam, banyak sekali acara internasional dilaksanakan di Bali. Dari Tampaksiring inilah kita gagas dan kembangkan,” Presiden menjelaskan.
Di Tampaksiring pula Presiden SBY bertemu Xanana Gusmao membahas penyelesaian persoalan Indonesia dan Timor Leste. Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI) juga digodok di sini.
Jangan lupa, lagu Save Our Planet yang dinyanyikan saat pembukaan Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim di Bali pada tahun 2007, diciptakan SBY dalam perjalanan menuju Tampaksiring. Kemudian lagu Dendang di Malam Purnama diciptakan SBY di Tampaksiring saat purnama.
Seusai memberikan sambutan, SBY bersama Ibu Ani melakukan peninjauan Pura Puseh Bale Agung. Di situ, SBY juga menyerahkan beberapa buku.
“Saya ingin desa-desa di seluruh Indonesia, termasuk Desa Pakraman Tampaksiring makin maju. Alhamdulillah UU tentang Desa telah kita hadirkan dan insya Allah dengan UU baru ini maka semua sumber daya yang diperlukan untuk membangun desa dapat ditata dengan baik,” ujar SBY.
SBY menyerahkan beberapa buku dan CD kepada Bendesa. Salah satunya adalah buku Tembang untuk Bangsa. (www.demokrat.or.id/TeamPD/Gs)

Pengamat: Partai Demokrat Masih Diminati

Jakarta - Pengamat Politik, Prayudi Setiadharma, mengatakan banyaknya petinggi Partai Demokrat yang tersandung kasus korupsi tak terlalu berpengaruh pada tingkat keterpilihan Partai Demokrat di Pemilu 2014.

“Menurut saya permasalahan itu tidak sepenuhnya mewakili apa yang dirasakan oleh masyarakat di akar rumput. Kalau melihat dari pelaksanaan kampanye terbuka pemilu legislatif, tampak sekali tidak terlalu jauh perubahan antusiasme yang diperlihatkan oleh masyarakat," katanya di Jakarta, Minggu (23/3/2014).

Kata dia, terbuka saat kampanye Demokrat yang dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, antusiasme masyarakat masih cukup besar. “Setidaknya antusiasme masyarakat ini menunjukkan sinyal yang bagus, dan menjadi modal dalam hasil pemilu legislatif nanti,” ujarnya.

Caleg Partai Demokrat Anton Sukartono Suratto membenarkan hal itu. Dia mengklaim, saat kampanye terbuka di Lapangan Leuwiliang, Bogor, tadi siang, atusiasme peserta kampanye sangat besar.

“Walaupun diguyur hujan mereka tetap setia di lapangan. Saya berorasi, bahwa Partai Demokrat merupakan partai terdepan dalam memberantas korupsi. Tidak pandang bulu, menteri, gubernur, ketua umum partai, bupati, dan anggota DPR kalau bersalah tetap akan dihukum,” ujarnya.

Menurut Anton, sebelumnya pedang hukum hanya tajam ke bawah, namun kini telah merata. “Partai Demokrat berhasil mengantarkan Pak SBY menjadi Presiden RI dua periode. Program-program pro rakyat juga sudah dijalankan. Ke depannya, kami siap mengawal program ini tetap berjalan,” ucapnya.

Caleg DPR Partai Demokrat dari daerah pemilihan Banten I Taufiqurokhman menambahkan, saat SBY mengambilalih kepemimpinan Demokrat, elektabilitas partai berlambang mercy ini mulai naik.

“Program Pro Rakyat ini benar-benar membuat masyarakat masih percaya bahwa Demokrat mampu memperjuangkan keinginan-keinginan mereka," ujarnya. (okezone.com/TeamPD/Gs)

Presiden SBY Temui Keluarga Pejuang Bali

Tabanan, Bali - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menggelar pertemuan dengan keluarga pahlawan di Taman Pujangga Bangsa Margarana, Kabupaten Tabanan, Minggu (23/3/2014) sore.

Kedatangan Presiden SBY di taman makam pahlawan itu disambut hangat masyarakat serta kesenian khas Tabanan, Tari Okokan dan tarian lainnya.

Tampak mendampingi SBY, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendikbud Muhammad Nuh, Menteri ESDM Jero Wacik, Gubernur Made Mangku Pastika, dan pejabat lainnya.

”Beliau datang ingin bertatap muka dengan para veteran dan mantan pejuang di Bali. Ini kesempatan pertama beliau bisa bertemu langsung dalam satu acara dengan veteran,” jelas Ketua DPC Partai Demokrat Bali, Made Mudarta.

Ia menegaskan, SBY ke Bali dalam kapasitasnya sebagai kepala negara.

Ini merupakan kunjungan pertama SBY ke bekas daerah pertempuran itu. Daerah tersebut mengingatkan akan pertempuran dashyat di bawah komando I Gusti Ngurah Rai.

”Kami bagian dari masyarakat tentu dengan senang hati menyambut Presiden SBY. Apalagi selama ini komitmen dan perhatiannya terhadap Bali cukup besar,” imbuhnya.

Setelah bertetap muka dengan keluarga veteran dan mantan pejuang kemerdekaan, SBY dijadwalkan melanjutkan pertemuan dengan para kepala desa bendesa, adat, dan tokoh masyarakat di Tampaksiring, Gianyar. (TeamPD/Gs)

Presiden SBY Tabur Bunga di Makam Pahlawan Margarana Bali

Tabanan, Bali - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyempatkan diri melakukan tabur bunga di atas makam para pahlawan di Taman Makam Pujaan Bangsa Margarana Tabanan.

Begitu datang ke lokasi acara SBY langsung mengajak hadirin untuk mengheningkan cipta mengenang jasa pahlawan yang telah gugur di medan perang Puputan Margarana. Agak sedikit berbeda saat memimpin mengheningkan cipta, SBY cukup lama membuat suasana hening dalam acara silaturahmi dengan keluarga pahlawan Bali, Minggu (23/3/2014).

Di hadapan ratusan keluarga mantan pejuang kemerdekaan, SBY mengungkapkan pemerintah memberi penghargaan yang tinggi kepada para pahlawan yang telah gugur.

Bentuk penghargaan itu ditunjukkan dengan pembangunan beberapa monumen perjuangan di Cilangkap seperti Monumen Operasi Seroja, Dwikora,Trikora dan terakhir monumen perang kemerdekaan.

Adanya monumen itu dimaksudkan agar keluarga yang tidak bisa datang ke lokasi tempat pejuang gugur di medan perang, bisa datang ke monumen di Jakarta sebab di sana ada nama-nama seluruh pahlawan yang telah gugur. Monumen operasi Seroja dan lainnya di situ ada nama 2 pejuang yg gugur Ini cara negara hormati pahlawannya.

Presiden SBY mengajak masyarakat untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan pahlawan yang telah gugur untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

"Kita bangga dengan apa yang dilakukan pendahulu bangsa, perang puputan di Bali ada di mana-mana sampai titik darah penghabisan, ini bukan sekedar slogan tetapi bukti nyata," tandasnya.

Ditegaskan, siapapun pemimpin Indonesia ke depan, SBY mengingatkan agar jangan sekali-kali meningggalkan empat falsafah yang dianut bangsa. Empat pilar itu adalah falsafah Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tungggal Ika.

"Empat konsensus dasar pilar pijar dasar bernegara Pncasila UUD NKRI Bhinneka tunggal Ika harus tetap ada di negara ini tegak berdiri tidak boleh ada satu pun yang merongrongnya.

Di akhir acara SBY didampingi Ibu Ani Yudhoyono, Gubernur Bali Made Mangku Pastika dan beberapa menteri melakukan tabur bunga ke makam pahlawan untuk mengenang pertempuran 20 November 1946 itu. (TeamPD/Gs)

Ketua DPD Partai Demokrat Bali Tegaskan SBY ke Bali Bukan untuk Kampanye


Denpasar, Bali - Partai Demokrat Bali menegaskan Ketua Umum Partai Demokrat yang sekaigus Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada hari ini(23/3) akan tiba di Bali. Kedatangannya adalah resmi kunjungan kerja bukan untuk kampanye partai.

“Beliau hari ini tiba di Bali untuk menghadiri seragkaian acara di Bali, sifatnya kunjungan kerja, bukan untuk kampanye politik. Kami sudah menegaskan berkali-kali bahwa Partai Demokrat menjelang Pemilu Legislatf tidak kampanye terbuka, tapi sifatnya kampanye door to door, datang langsung kepada rakyat pemilih,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta, Denpasar, Minggu(23/3).

Untuk menyambut kedatangan orang nomor 1 di republik ini, senpanjang jalan yang akan dilalui, sudah terpasang bendera Partai Demokrat. Hal ini wajar saja, karena saat inipun bertepatan dengan jadwal kampanye Partai Demokrat di zona 1 yaitu wilayah Kota Denpasar dan Kabupaten Gianyar. Akan tetapi tidak dimanfaatkan untuk kapanye terbuka.

“Kedatangan beliau ke Bali tanpa embel-embel partai dan tidak ada pertemuan dengan kader partai, dan ini murni adalah kunjungan kerja di dua acara. Jadi memang tidak ada kampanye terbuka di Bali,”tegasnya.

Ada dua agenda yang akan dihadiri oleh SBY diantaranya ke Taman Makam Pahlawan Margarana di Kabupaten Tabanan, diamana acara tersebut adalah bertatap muka dan silaturahmi dengan keluarga besar pahlawan yang difasilitasi oleh Legiun Veteran Bali. Dan dilanjutkan ke Tampak Siring untuk meneria penghargaan sebagai tamu kehormatan. (TeamPD/Gs)

Tiba di Bandara Ngurah Rai, Presiden SBY Langsung ke Tabanan


Denpasar, Bali - Setelah terbang satu jam dari Surabaya, Jawa Timur, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Minggu (23/3) pukul 11.00 Wita. Di kaki tangga pesawat khusus kepresidenan Boeing 737-800 milik Garuda Indonesia, Presiden disambut Gubernur Made Mangku Pastika dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali. Seperti saat di Kabupaten Pasuruan, Jatim, kemarin, ini merupakan kunjungan kerja.
Dari Bandara Ngurah Rai, SBY dan Ibu Ani sera menteri yang menyertai kemudian melanjutkan perjalanan darat ke Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarna di Kabupaten Tabanan. Di sana, SBY dan Ibu Ani akan bersilaturahim dengan keluarga Pahlawan Bali, sore nanti.
Malam hari, Presiden dan Ibu Negara diagendakan menghadiri penobatan SBY dan Ibu Ani sebagai Semeton Tamu Utama Desa Pekraman, Tampaksiring. Acara akan berlangsung di Pura Paseh Balai Agung, Desa Pekraman, Tampaksiring.
Presiden SBY direncanakan berada di Bali hingga esok pagi, untuk selanjutnya Yogyakarta.
Menyertai dalam kunjungan ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mensesneg Sudi Silalahi, dan Mendikbud Mohammad Nuh. (TeamPD/Gs)