Senin, 24 Maret 2014

Caleg Partai Demokrat Tinjau Pasar Indra Sari


Pangkalanbun, Kalimantan Tengah - Keramaian Pasar Indra Sari, Jalan Pangeran Antasari, Pangkalanbun, Kota Waringin Barat (kobar), di kejutkan dengan kedatangan para calon anggota legislative DPRD Kobar, rombongan tersebut dari Partai Demokrat Daerah Pemilih (dapil) 1, 2 dan 3, minggu (23/03) sekitar pukul 09.00. pagi
Rombongan Demokrat itu, antara lain Rusmadi Abdullah (Ketua Demokrat Kobar, caleg Dapil 1),  Suyono (Caleg Dapil 1), Titiek Sriyanti (Caleg Dapil 1), M Darhamsyah (Caleg Dapil 1). Lainnya, Rusmalena (Caleg Dapil 2), Een Juhaetiyah (Caleg Dapil 2), Gusti Muhammad Rian Supriyansyah (Caleg Dapil 2) dan Puji Setiyo Sinaga (Caleg Dapil 3)
Antusiasme masyarakat dan pedagang yang sedang bertransaksi tercipta. Cara blusukan para politisi partai berlambang bintang mercy itu, cukup mendapat sambutan. Sehari-hari, apalagi di hari Minggu, warga memang ramai mendatangi lokasi yang menjadi sentra masyarakat Pangkalan Bun dan sekitarnya dalam berbelanja kebutuhan pokok.
Masuk ke pasar dan bercengkrama dengan masyarakat dan pedagang menjadi pemandangan lain hari itu. Bila pada hari-hari biasa pedagang melayani kalangan umum, sekarang para calon wakil mereka di kursi DPRD nanti. 
Ikut pula caleg dari Partai Demokrat yang sebelumnya sudah menjadi anggota dewan (incumbent). Sebut saja, Titiek Sriyanti yang masuk dalam Dapil Kobar 1. Usai berkeliling pasar, Titiek menyempatkan diri berbelanja kebutuhan dapur. Ia juga membeli buah nangka.
Para politisi ini sempat beristirahat di sebuah warung gorengan. Masih dalam area pasar, namun di sekitaran daerah parkiran. Tepatnya di dekat pintu masuk samping kiri Pasar Indra sari. Sembari beristirahat para caleg memesan es teh sebagai pelepas dahaga. 
Menurut Titiek menemui langsung masyarakat lebih efisien dalam mensosialisasikan pemilu dan visi misi mereka. Terlebih lagi masyarakat kini lebih cerdas. Mereka tak ingin mendengar janji-janji namun lebih pada tindakan langsung.
Hal senada diutarakan Een Juhaeriyah. Caleg Dapil Kobar 2 ini melihat banyak pedagang yang menggelar dagangannya di lapak atau alas sederhana. “Ini membuktikan mereka itu ingin difasilitasi lebih baik, untuk meningkatkan penghasilan mereka.”
Sebagai seorang pengusaha Een Jaheriyah mengaku mengerti tentang seluk-beluk dunia perekonomian. Dengan kegiatan seperti ini ia mengetahui apa yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, jika kelak terpilih dan berhasil duduk di DPRD Kobar, ia akan mati-matian memperjuangkan berbagai skema perekonomian untuk membantu para pedagang.
Caleg Dapil Kobar 2, Gusti Muhammad Rian Supriansyah, menitikberatkan perjuangannya pada pendidikan dan kepemudaan. Sebagai kader muda Partai Demokrat, Supri sapaan akrabnya  lebih memprioritaskan pembinaan kaum muda sebagai calon pemimpin masa depan.
Bahkan Suyono yang merupakan senior para caleg Demokrat tersebut mengatakan, tidak mempermasalahkan siapa yang unggul nantinya, yang muda atupun sebaliknya. Yang penting ia bekerja demi rakyat. “Karena kami dari partai sama, caleg Demokrat kami anggap seperti keluarga.”
Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kobar, Rusmadi Abdullah menjelaskan, pilihan mereka kali ini, intinya ingin menemui langsung masyarakat secara langsung. Mereka juga ingin mengurangi euforia kampanye pada umumnya. “Kami berkumpul bersama dan terjun langsung ke lapangan (di pasar atau lokasi) agar lebih mudah. Terutama dalam menyerap aspirasi masyarakat.”
Yanto, salah seorang masyarakat yang ditemui di lokasi berkomentar, caleg  blusukan itu sudah bagus, karena berarti mereka berani turun langsung ke masyarakat. Namun, ia berharap hal itu jangan cuma saat ini, pada saat kampanye. 
“Sebagai anggota masyarakat, saya berharap nanti kalau mereka sudah jadi tetap rajin ke lapangan. Intinya jangan jadikan ini sebagai pencitraan,” kata Yanto sambil menggendong anaknya. (TeamPD/Gs)

Presiden SBY Menilai Desa Sekarang Makin Maju

Jogjakarta - Selama kunjungan kerja ke berbagai desa di Indonesia sejak 2004 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melihat banyak perubahan di desa. Ada banyak kemajuan, antara lain terlihat dari kepemilikan telepon genggam, pakaian, kendaraan, rumah, sekolah, dan Puskesmas. 

“Dengan tulus saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada kepada desa, pemimpin terdepan yang telah memajukan kehidupan saudara-saudara di desa dan kelurahan,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat sambutan Peresmian Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II dan Seminar Nasional Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Jogja Expo Center, Yogyakarta, Senin (24/3).

Kepala Negara berpesan agar apa yang telah dilakukan sepuluh tahun ini jangan sampai berhenti, bahkan perlu ditingkatkan sehingga upaya percepatan desa menuju desa sejahtera dapat segera terwujud.

“UU Desa dibuat agar desa makin maju dan sejahtera,” tegas Presiden SBY.

Kepala Negara juga menceriterakan latar belakang dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.

Menurut Presiden SBY, sejak 2004 sering blusukan ke desa dan kelurahan untuk bertemu sekaligus mengamati kehidupan nyata di desa.

“Saya mengambil kesimpulan bahwa kalau negara ingin maju bukan hanya provinsi, kota, dan kabupaten yang maju, tetapi kecamatan dan desa-desa di seluruh Indonesia haruslah makin maju,” katanya.

Yang diperlukan, kata SBY, adalah sebuah undang-undang, kebijakan, solusi untuk memungkinkan desa makin ke depan makin maju dan sejahtera. (TeamPD/Gs)

Minggu, 23 Maret 2014

Dari Bali, SBY ke Yogyakarta untuk Buka Rakernas II Apdesi


Denpasar, Bali - Sehari di Bali, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meneruskan rangkaian kunjungan kerjanya ke Yogyakarta, Presiden SBY meninggalkan Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Senin (24/3) pukul 10.00 Wita. Di Yogyakarta, Presiden SBY akan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi).

Penerbangan Denpasar - Yogyakarta memakan waktu sekitar 1 jam 30 menit. Selain membuka rakernas, di Kota Pelajar ini SBY juga sekaligus membuka Seminar Nasional Apdesi, di Jogja Expo Center.

Siang nanti, direncanakan Presiden SBY dan Ibu Ani melanjutkan perjalanan ke Purwokerto, Jawa Tengah dan menginap di sana.

Presiden dan Ibu Negara berada di Bali untuk bersilaturahim dengan keluarga pahlawan Bali di Kabupaten Tabanan. Kemudian menerima penobatam sebagai Sematon Tamiu Utama Desa Pakraman Tampaksiring di Kabupaten Gianyar. Semalam, Presiden dan Ibu Negara menginap di Istana Kepresidenan Tampaksiring.

Mendampingi Presiden dalam kunjungan ini, antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Mendikbud Mohammad Nuh, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam. (
www.presidenri.go.id/TeamPD/Gs)

DPD Partai Demokrat Jakarta Tetap Bertekad Juara di DKI


Jakarta - DPD Partai Demokrat DKI Jakarta tetap bertekad keluar sebagai juara di ibu kota dalam Pemilu Legislatif (Pileg) pada 9 April 2014 mendatang. Tekad itu dikumandangkan Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli dalam kampanye perdana Partai Demokrat di Gelanggang Olah Raga (GOR) Cempaka Putih Jakarta Pusat, Sabtu (22/3).

“Sebentar lagi, tanggall 9 April, kita akan mencoblos di TPS, Partai Demokrat harus menang, Partai Demokrat musti menang. Partai Demokrat musti jadi juara,” kata Nachrowi saat berorasi di depan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat wilayah DKI Jakarta. 

Saat ini, kata Nachrowi, sejumlah relawan dan elemen masyarakat turut bergabung guna memenangkan Partai Demokrat di wilayah Jakarta. Diantaranya, ada Forkabi dan Pemuda Pancasila (PP). 

“Mudah-mudahan, di DKI Jakarta, Partai Demokrat tetap menjadi juara. Partai Demokrat bisa ajak Forkabi, Pemuda Pancasila, semuanya kumpul di Partai Demokrat,” tegas Nachrowi.

Caleg DPR RI Partai Demokrat daerah pemilihan (dapil) Jakarta yang juga pengurus DPP Partai Demokrat, Kastorius Sinaga mengatakan, kali ini kehadiran Demokrat di tengah-tengah masyarakat tidak lagi mengumbar janji, tapi memberikan bukti. Setidaknya, ada empat bukti keberhasilan pemerintahan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) I dan II di bawah kepemimpinan Pendiri sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Yakni, pertumbuhan ekonomi Tanah Air yang terus melaju dan bersaing dengan negara-negara di dunia, Indonesia mampu menjadi salah satu negara terkuat di dunia, serta indeks pemberantasan korupsi yang terus membaik. 

“Justeru, pemerintahan SBY-lah yang sangat tegas memberantas musuh rakyat, yakni korupsi. Di jaman SBY-lah indeks pemberantasan korupsi kita membaik,” tandas Kastorius.

Di hadapan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat, Kastorius juga membantah persepsi yang berkembang selama ini yang menyatakan Partai Demokrat sebagai partai terkorup. Pasalnya, telah terjadi pemutarbalikan fakta yang sesungguhnya yang beredar di publik selama ini. Oleh karena itu, ia pun mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk tetap berupaya bersama-sama memenangkan partai berlambang bintang mercy itu di wilayah ibu kota sehingga berbagai kemajuan yang telah diraih selama ini, termasuk upaya pemberantasan korupsi terus dapat dipertahankan di masa pemerintahan mendatang.

“Justeru, di era SBY korupsi menjadi musuh bersama. Kalau begitu, caranya menangkan Partai Demokrat, jadikan Partai Demokrat nomor satu di DKI Jakarta,” pesannya.

Sementara Wakil Ketua MPR RI yang juga caleg DPR RI Partai Demokrat dari dapil Jakarta, Hj

Melani Meilina Suharly mengatakan hal senada. Selama ini, jelasnya, SBY tidak memberikan janji-janji palsu, tapi memberikan bukti untuk kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Air. 

“Buktinya apa? Di masa pemerintahan Presiden SBY-lah lahir program BPJS yang bisa dinikmati saudara-saudara sekalian. Ada program BOS di bidang pendidikan, ada PNPM Mandiri. Di era Presiden SBY-lah, Partai Demokrat berani mengatakan tidak pada korupsi. Jadi, kita harus tetap menggelorakan bendera Demokrat. Mudah-mudahan Demokrat tetap jaya,” ujarnya. (TeamPD/Gs)

Jika Partai Demokrat Diserang Kampanye Hitam, Nachrowi Bilang “Lawan”


Jakarta - DPD Partai Demokrat DKI Jakarta kembali menggelar kampanye kedua Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (23/3). Kampanye ini turut dihadiri ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat se-wilayah Jaktim.

Dalam kampanye kali ini, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli mengaku, bahwa dalam masa kampanye Pileg 2014 ini, Partai Demokrat mulai diserang kampanye hitam (black campaign) oleh partai politik (parpol) lain. Ia mengatakan, kemarin ada salah satu parpol yang kampanye di Provinsi Bali dan mengatakan bahwa Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak membawa hasil dan merugikan rakyat Indonesia. Pernyataan itu sama sekali tidaklah benar dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. 

“Di Bali kemarin, kita difitnah, katanya 10 tahun Pemerintahan SBY rugikan rakyat, itu jelas fitnah. Padahal, dia yang rugikan rakyat,” tegas Nachrowi di hadapan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat Jatim.

Kampanye Partai Demokrat di GOR Ciracas ini, selain dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, sejumlah calon anggota legislatif (caleg), baik untuk tingkat DPR RI maupun DPRD juga hadir. Caleg DPR RI yang hadir diantaranya Tri Yulianto, Ferial Sofyan, Jhonny Wenas Polly, Irfan Gani, dan Cornell Simbolon. Selain itu, tampak hadir peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat Hayono Isman, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo, dan Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Partoyo.

Terkait kampanye hitam yang mulai digencarkan partai lain terhadap Partai Demokrat, Nachrowi menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat untuk melawannya. Namun, melawan dengan cara yang cerdas dan santun, memberikan penjelasan terkait kondisi yang sesungguhnya kepada masyarakat dan tetangga.

“Saya harapkan bahwa pada masa kampanye dan Pileg ini, hendaknya kita berjalan dengan lancar, jujur, dan adil. Kedua, kita harus tetap sopan, tidak boleh jelek-jelekkan partai lain, mari kita sampaikan visi misi kita, mari kita sampaikan keberhasilan kader kita yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu SBY,” pesan Nachrowi.

Hal senada dikatakan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat Hayono Isman. Dia mengatakan, selama dua periode pemerintahan ini, Pemerintahan SBY telah berbuat banyak untuk rakyat. Telah banyak program-program pro rakyat yang telah digulirkan, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Bantuan Operasional Sekolah, serta program jaminan kesehatan. Selain itu, Partai Demokrat sejak awal hingga kini juga tetap berkomitmen terhadap program-program pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Banyak program pemerintah yang telah digulirkan, apakah itu KUR, PNPM, BOS, semuanya sudah dinikmati oleh semua masyarakat kita. Artinya apa? Artinya, kita bekerja berjuang tidak hanya sekedar janji, tapi untuk membuat bukti,” kata Hayono.

Hayono menambahkan, biarkan saja pihak lain atau pun media berkata apapun tentang Partai Demokrat. Namun, dia menegaskan, Partai Demokrat tetap menjaga platformnya sebagai partai yang benar dan bersih.

“Kita harus kompak dan solid untuk menangkan Partai Demokrat. Partai ini adalah partai yang baik, partai yang amanah, dan mohon sampaikan kepada rakyat kita semua untuk mendukung Partai Demokrat,” ujar Hayono menutup orasi politiknya. (TeamPD/Gs)

Partai Demokrat Birukan GOR Ciracas Jakarta Timur


Jakarta - Kampanye Kedua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta kembali digelar di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ciracas Jakarta Timur (Jaktim). Pada kampanye kedua ini, ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat yang datang dari sejumlah wilayah di Jaktim ini turut membirukan GOR Ciracas sejak pukul 13.00 WIB, Minggu (23/3) siang.

Dalam kampanye ini, selain dihadiri Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, sejumlah calon anggota legislatif (caleg), baik untuk tingkat DPR RI maupun DPRD turut menyampaikan orasi politiknya di depan ribuan kader dan simpatisan yang hadir. Caleg DPR RI yang hadir diantaranya Tri Yulianto, Ferial Sofyan, Jhonny Wenas Polly, Irfan Gani, dan Cornell Simbolon. Selain itu, tampak hadir peserta Konvensi Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat, Hayono Isman, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo, dan Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Partoyo.

Dalam sambutannya kali ini, Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli kembali mengingatkan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Demokrat di wilayah Jaktim untuk terus bekerjakeras guna memenangkan Partai Demokrat di ibu kota.

“Tinggal dua minggu lagi, Oleh karena itu, mari bekerjakeras agar Partai Demokrat capai kemenangan,” pesan Nachrowi.

Hal senada dikatakan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat Hayono Isman. “Kita harus kompak dan solid untuk menangkan Partai Demokrat di 2014,” tegasnya. (TeamPD/Gs)

Nachrowi Ramli: Ajak Kader Partai Demokrat Lawan Kampanye Hitam


Jakarta - Ketua DPD Partai Demokrat (PD) DKI Jakarta Nachrowi Ramli atau yang akrab di sebut Bang Nara mengajak kader partainya melawan kampanye hitam yang diduga dilakukan oleh kelompok tertentu. Perlawanan atas kampanye hitam itu, pesan dia, harus dilakukan dengan cara yang cerdas dan santun, yaitu memberikan penjelasan terkait kondisi yang sesungguhnya kepada masyarakat dan tetangga.
“Saya harapkan bahwa pada masa kampanye dan Pileg ini, hendaknya kita berjalan dengan lancar, jujur, dan adil. Kedua, kita harus tetap sopan, tidak boleh jelek-jelekkan partai lain, mari kita sampaikan visi misi kita, mari kita sampaikan keberhasilan kader kita yang juga Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu SBY,” seru Nachrowi Ramli dalam pidato kampanye kedua Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 yang diikuti ribuan kader dan simpatisan PD di GOR Ciracas Jakarta Timur, Minggu (23/3/2014).
Peserta Konvensi Capres Partai Demokrat Hayono Isman yang tampil dalam kesempatan sama juga menyerukan ajakan senada. Diingatkannya, selama dua periode pemerintahan yang dipimpin pendiri Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, Presiden telah berbuat banyak untuk rakyat. “Telah banyak program-program prorakyat yang telah digulirkan, seperti program Kredit Usaha Rakyat (KUR), Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), Bantuan Operasional Sekolah, serta program jaminan kesehatan nasional,” katanya.
Selain itu, imbuhnya, Partai Demokrat sejak awal hingga kini juga tetap berkomitmen terhadap program-program pemberantasan korupsi yang dilakukan oleh aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Banyak program pemerintah yang telah digulirkan, apakah itu KUR, PNPM, BOS, semuanya sudah dinikmati oleh semua masyarakat kita. Artinya apa? Artinya, kita bekerja berjuang tidak hanya sekedar janji, tapi untuk membuat bukti,” ujar Hayono.
Dia menambahkan, biarkan saja pihak lain atau pun media berkata apapun tentang Partai Demokrat. Namun, dia menegaskan, Partai Demokrat tetap menjaga visi dan misinya sebagai partai yang benar dan bersih. “Kita harus kompak dan solid untuk menangkan Partai Demokrat. Partai ini adalah partai yang baik, partai yang amanah, dan mohon sampaikan kepada rakyat kita semua untuk mendukung Partai Demokrat,” demikian Hayono.
Sejumlah Caleg DPR hadir dalam kampanye tertutup itu di antaranya Tri Yulianto, Ferial Sofyan, Jhonny Wenas Polly, Irfan Gani, Cornel Simbolon, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo, dan Ketua Tim Pemenangan Pemilu DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Partoyo. (TeamPD/Gs)